Kepala Kementerian Agama Kota Bekasi, Shobirin saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bekasi, Rabu (22/9/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Terbitnya Undang-undang No 18 tahun 2019 tentang Pesantren bentuk sebuah pengakuan pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren.

Hal ini diungkapkan Kepala Kementerian Agama Kota Bekasi, Shobirin, Rabu (22/9/2021). Menurutnya, pengakuan itu berdampak luas dan mengisyaratkan sejajar dengan pendidikan umum lainnya.

"Dengan adanya peraturan ataupun regulasi yang baru mengenai pendidikan pesantren mengarah kepada peningkatan kualitas dan pengembangan sistem pendidikan pesantren baik yang bersifat fisik, dan memberikan kesempatan kepada alumni pesantren,"ucap Kepala Kementerian Agama Kota Bekasi, Shobirin.

Shobirin pun mengataka, banyak keuntungan yang akan diperoleh ketika Kota Bekasi lakukan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren.

"Dengan adanya Perda Pesantren kedepannya, pesantren akan semakin berkembang baik fisik maupun non fisik, membentuk anak bangsa menjadi berkarakter karena adanya pesantren. Dan semoga dari pesantren bisa mencetak para santri yang memiliki jiwa wirausaha,"katanya.

Ia pun menghimbau pemilik pesantren di Kota Bekasi, agar mendaftarkan profil pondoknya, dan dirinya pun mengapresiasi keberadaan panitia khusus untuk lakukan pengesahan Perda Pesantren di Kota Bekasi.

"untuk jumlah pesantren yang terdaftar di Kota Bekasi ada 170, dan yang belum mendaftarkan segera didalakukan pendataan. Saya mengapresiasi Panitia Khusus 19 fokus menggodok Perda Pesantren,"tutupnya.

Penulis:  Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pemkot Bekasi Wajibkan Pedagang Sekitar Sekolah Divaksin

BEKASI - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK)  di Kota Bekasi sudah dibuka, dan P

Rahmat Effendi Akui Pembentukan Tim Tujuh Islamic Center

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengakui dibentuknya tim tujuh untuk mengkaji kerjasama pengelolaan Islamic Center, dan sudah menerimamasukan terkait evaluasi kerjasam

Pemkot Bekasi Bentuk Tim Tujuh Kaji Ulang Pengelolaan Islamic Center

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi membentuk tim tujuh untuk mengkaji ulang perjanjian kerjasama dan merumuskan manajemen pengelolaan Islamic Center. Tim terdiri dari tokoh masyar

Hadapi Musim Pengujan, Wakil Wali Kota Bekasi Pimpin Apel Siaga Banjir

BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pimpin apel kesiapsiagaan dan antisipasi ancaman bencana banjir di halaman kantor Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Juma

Sebelum Dibongkar, Camat Pondok Gede Akan Layangkan Teguran Ketiga

BEKASI - Camat Pondok Gede Ahmad Syahroni mengaku akan memberikan teguran ketiga kepada pemilik bangunan liar (Bangli) di sepadan sungai depan Perumahan Duta Indah, Kelurahan J

Antisipasi Banjir, Kadistaru : Bangunan Liar di Sepadan Sungai Segera Ditertibkan  

BEKASI - Bangunan liar di sepadan sungai depan Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi kembali menjamur yang sebelumnya diakui sudah dite