Ilustrasi

BEKASI – Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi wajibkan warga yang sudah menikah memeiliki kartu nikah digital. Penerapkan tersebut menindaklanjuti penerapan di masyarakat pasca di launcing Menteri Agama Hakim Saifuddin dua tahun lalu.

"Kan sudah di launching sekitar dua tahun lalu, dan di prioritaskan untuk warga Kota Bekasi yang sudah menikah,"kata Shobirin kepada palapapos.co.id. Rabu (22/9/2021).

Dia menambahkan, seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Bekasi sudah memiliki ketersediaan kartu nikah digital, dan merupakan keharuskan diberikan kepada warga yang menikah.

"Balik lagi setiap Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di Kota Bekasi sudah tersedia kartu nikah digital. Warga yang belum memeiliki buku nikah akan diberikan. Artinya, kartu nikah digital untuk mempermudah warga, jadi tidak harus membawa buku nikah konvensional,"ucap Shobirin menegaskan.

Shobirin pun menerangkan bahwa terbitnya kartu nikah digital, tidak menggantikan fungsi dari buku nikah konvensional.

"Jadi kartu nikah digital bukan menghilangkan atau menggantikan buku nikah konvensional, artinya, setiap warga ataupun masyarakat yang lakukan pernikahan akan mendapatkan buku nikah sekaligus kartu nikah digital. Nanti kedepannya akan diwajibkan setiap warga untuk memilikinya,"ungkapnya.

Dia pun berharap, warga Kota Bekasi yang sudah menikah agar memiliki kartu nikah digital untuk mempermudah pengurusan administrasi.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Aliansi Aspirasi Mahasiswa Bekasi untuk Indonesia Gruduk Kantor DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aspirasi Mahasiswa Bekasi untuk Indonesia menggelar aksi massa didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota

Perjanjian Kerjasama TPST Bantargebang Lanjut Lima Tahun Kedepan

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani perpanjangan kerjasama Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi berl

Pemkot Bekasi Wajibkan Pedagang Sekitar Sekolah Divaksin

BEKASI - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK)  di Kota Bekasi sudah dibuka, dan P

Rahmat Effendi Akui Pembentukan Tim Tujuh Islamic Center

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengakui dibentuknya tim tujuh untuk mengkaji kerjasama pengelolaan Islamic Center, dan sudah menerimamasukan terkait evaluasi kerjasam

Pemkot Bekasi Bentuk Tim Tujuh Kaji Ulang Pengelolaan Islamic Center

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi membentuk tim tujuh untuk mengkaji ulang perjanjian kerjasama dan merumuskan manajemen pengelolaan Islamic Center. Tim terdiri dari tokoh masyar

Hadapi Musim Pengujan, Wakil Wali Kota Bekasi Pimpin Apel Siaga Banjir

BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pimpin apel kesiapsiagaan dan antisipasi ancaman bencana banjir di halaman kantor Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Juma