Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Bekasi Christianto Manurung saat ditemui Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Situmorang. Rabu (4/8/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bekasi menggeruduk kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi terkait bantuan tablet  untuk sekolah, Rabu (4/8/2021).

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bekasi Christianto Manurung kepada palapapos.co.id mengatakan, mereka melakukan aksi damai di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi menuntut janji pelaksanaan pendistribusian bantuan tablet untuk sekolah.

"Hari ini kita menagih janji yang diucapkan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, bahwasanya mereka akan mendistribusikan bantuan berupa gadget yang dianggarkan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),"ucapnya.

Lanjut dia menyampaikan, bantuan gadget diperuntukkan kepada SD dan SMP sebanyak 3.609 unit dengan total anggaran Rp 2 juta per unit.

"Bantuan yang didistribusikan ke SD dan SMP itu sebanyak 3609 unit gedget dengan total anggaran Rp 7 miliar. Namun satu tahun lebih bantuan tersebut tidak diberikan kepada yang membutuhkan, dan artinya ditahan,"pungkasnya.

BACA JUGA: Inayatullah Membantah Dugaan LSM Terkait Pengadaan Meubeler

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Situmorang menjelaskan, anggaran itu dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan bantuan kinerja tersebut berbentuk belanja modal, tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja

"Tablet itu digunakan untuk bantuan kepada siswa yang membutuhkan. Namun itu tidak diberikan akan tetapi dipinjamkan, itu karena belanja modal dan akan dilakukan pertanggungjawaban ketika ada pemeriksaan BPK,"katanya berkelit.

Krisman mengaku, pendistribusian sudah dilakukan kepada beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bekasi.

"Kita sudah melakukan distribusi tablet tersebut di beberapa sekolah di Kota Bekasi, tidak mungki dibagikan, namun dipinjamkan,"tutupnya.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Lakukan Vaksinasi Keliling

BEKASI - Meningkatkan kekebalan kelompok dan upaya percepatan vaksinasi, Polres Bekasi Kota lakukan vaksinasi keliling di wilayah Galaxi, Bekasi Selatan sasaran pedagang dan pe

Kasus Covid-19 Belum Tuntas, DBD Meningkat Di Kota Bekasi

BEKASI - Kasus Covid-19 di Kota Bekasi menurun tidak memnuat masyarakat puas, karena saat ini Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu segera ditangani karena kasusnya belakangan meni

Insentif  'Nakes' Kota Bekasi Terhambat

BEKASI - Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Bekasi, Jawa Barat saat ini belum dibayarkan karena seluru data jumlah 'Nakes' yang ada belum terkumpul.

Godok Perda Pesantren, Shobirin Apresiasi Pansus 19 DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Terbitnya Undang-undang No 18 tahun 2019 tentang Pesantren bentuk sebuah pengakuan pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren.

Hal

Mempermudah Administrasi, Warga Diminta Miliki Kartu Nikah Digital

BEKASI – Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi wajibkan warga yang sudah menikah memeiliki kartu nikah digital. Penerapkan tersebut menindaklanjuti penerapan di masyarakat

Dinas LH Kota Berencana Tambah Mobil Pengangkut Sampah

BEKASI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana berencana menambah mobil pengangkut sampah agar sampah warga terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (