Artis tiktok Julia Eka Putri Istanti (kerudung merah) saat dimintai diwawancarai usai mengikuti sidang Yustisi, Kamis ( 29/7/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Artis tiktok Julia Eka Putri Istanti yang sempat menjadi pembicaraan netizen akibat menyelenggarakan pesta ulang tahun dimasa PPKM Level 4 tengah berlangsung, dinilai telah melanggar aturan Perda Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Perda Provinsi Jawa Barat No 13 dalam masa PPKM.

Wanita yang akrab di sapa Juy ini pun dikenakan denda sebesar Rp12 juta atau kurungan 20 hari untuk menebus semua pelanggaran yang ia perbuat. Namun wanita tersebut memilih membayar denda yang tertanda tangan langsung diatas surat pernyataan.

"Denda 12 juta, sebelumnya tadi saya udah melewati sidang dan juga udah bayar langsung dendanya,"kata Juy saat diwawancarai wartawan usai menjalani siding Yustisi di komplek Kantor Camat Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (29/7/2021).

Juy juga mengatakan, bahwa dirinya sudah menerima keputusan dari hakim pengadilan. Dia sadar dan mengakui semua kesalahan yang diperbuatnya.

"Saya bisa menerima semua keputusan hakim, emang karna kesalahan saya juga," kata Juy singkat.

BACA JUGA: Peringatkan Keras ke Pihak Aston, Kasatpol PP: Kalau Diulang Kami Akan Segel

BACA JUGA: Hotel Aston Dinyatakan Langgar PPKM Darurat

Selain mengakui kesalahan, Juy juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang dirugikan atas kejadian tersebut. Ia juga berpesan kepada semua masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan tidak mengikuti perbuatannya.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Bekasi. Karena perbuatan saya bikin masyarakat resah atau marah. Intinya saya minta maaf,"pungkasnya.

Terpisah, manager artis tiktok Andre mengatakan, pihak nya sudah mengikuti persidangan yang ditentukan pada hari ini.

"Mendampingi Juy dan juga sahabatnya, turut mengikuti persidangan. Kita sudah melewati alur proses persidangan, ini yang terbaik juga,"kata pendamping Juy kepada wartawan.

Diapun menambahkan,"Kalau secara nominal kita gak tau, yang penting pasti kita menerima. Kalau itu yang terbaik kita akan patuh dan semoga apa yang kita sudah patuhi dan ikuti semua itu menjadi hal yang baik juga,"tutupnya.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Lakukan Vaksinasi Keliling

BEKASI - Meningkatkan kekebalan kelompok dan upaya percepatan vaksinasi, Polres Bekasi Kota lakukan vaksinasi keliling di wilayah Galaxi, Bekasi Selatan sasaran pedagang dan pe

Kasus Covid-19 Belum Tuntas, DBD Meningkat Di Kota Bekasi

BEKASI - Kasus Covid-19 di Kota Bekasi menurun tidak memnuat masyarakat puas, karena saat ini Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu segera ditangani karena kasusnya belakangan meni

Insentif  'Nakes' Kota Bekasi Terhambat

BEKASI - Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Bekasi, Jawa Barat saat ini belum dibayarkan karena seluru data jumlah 'Nakes' yang ada belum terkumpul.

Godok Perda Pesantren, Shobirin Apresiasi Pansus 19 DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Terbitnya Undang-undang No 18 tahun 2019 tentang Pesantren bentuk sebuah pengakuan pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren.

Hal

Mempermudah Administrasi, Warga Diminta Miliki Kartu Nikah Digital

BEKASI – Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi wajibkan warga yang sudah menikah memeiliki kartu nikah digital. Penerapkan tersebut menindaklanjuti penerapan di masyarakat

Dinas LH Kota Berencana Tambah Mobil Pengangkut Sampah

BEKASI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana berencana menambah mobil pengangkut sampah agar sampah warga terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (