Proses Pemanggilan Pihak Hotel Aston dan Event Organizer bersama Satpol PP Kota Bekasi, Selasa (27/7/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Beredar nya video di media sosial tiktok mengenai perayaan pesta ulang tahun di Hotel Aston menuai kontroversi di masyarakat di Kota Bekasi khususnya pengguna media sosial.

Kastpol Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah mengatakan telah menindak pihak Hotel Aston, dengan memberikan teguran serta mengikuti sidang pelanggaran PPKM Level 4 hari Selasa, (27/7/2021).

“Saya perintahkan Kabid Gakda untuk menegur manajemen Aston. Diberikan peringatan untuk melaksanakan sidang pada hari Kamis besok bertempat di Kecamatan Bekasi Utara,”kata Abi kepada palapapos.co.idRabu (28/7/2021)

Selain itu, pihak Event Organizer (EO) dan artis TikTok Juy Putri akan turut mendapat panggilan sidang di hari yang sama dengan pihak hotel.

Akibat dari kasus tersebut, tersangka diduga melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Perda Provinsi Jawa Barat No 13.

“Terkait dengan EO dan selebgramnya terkait dugaan pidananya akan di proses oleh Kasat Reskrim. EO serta selebgram hari ini kami berikan panggilan untuk mengikuti sidang hari Kamis,”lanjutnya.

Terpisah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Ridwan menjelaskan, pihaknya akan menindak lanjuti hal tersebut dan akan melakukan panggilan kepada pihak Hotel Aston, pada Kamis (29/7/2021).

"Asas praduga tak bersalah itu harus dikedepankan, obyektivitas juga harus ada. Jadi tidak asal menuduh, dan memang benar terjadi di tempat tersebut. Kami pada hari ini sudah menandatangani, jadi besok pihak hotel dipanggil menanyakan benar atau tidaknya kejadian itu. Kita sampai saat ini juga tidak mengeluarkan izin untuk acara seperti itu berdasarkan SE yang sekarang itu kan tidak boleh,"kata Ridwan.

Lanjut Ridwan menyampaikan, pihaknya hingga saat ini belum bisa menjelaskan tentang sanksi dan hukuman yang akan diberikan kepada pihak hotel atas kelalaiannya terbukti menyelenggarakan acara ulang tahun.

"Iya setelah besok kita panggil, nanti kita akan tau siapa pelakunya, apakah penyelenggara event, ataukah penyedia tempat. Lalu baru kita tetapkan sanski,"ungkapnya.

Sementara pihak Hotel Aston hingga terbitnya berita ini, belum memberikan tanggapan.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Lakukan Vaksinasi Keliling

BEKASI - Meningkatkan kekebalan kelompok dan upaya percepatan vaksinasi, Polres Bekasi Kota lakukan vaksinasi keliling di wilayah Galaxi, Bekasi Selatan sasaran pedagang dan pe

Kasus Covid-19 Belum Tuntas, DBD Meningkat Di Kota Bekasi

BEKASI - Kasus Covid-19 di Kota Bekasi menurun tidak memnuat masyarakat puas, karena saat ini Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu segera ditangani karena kasusnya belakangan meni

Insentif  'Nakes' Kota Bekasi Terhambat

BEKASI - Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Bekasi, Jawa Barat saat ini belum dibayarkan karena seluru data jumlah 'Nakes' yang ada belum terkumpul.

Godok Perda Pesantren, Shobirin Apresiasi Pansus 19 DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Terbitnya Undang-undang No 18 tahun 2019 tentang Pesantren bentuk sebuah pengakuan pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren.

Hal

Mempermudah Administrasi, Warga Diminta Miliki Kartu Nikah Digital

BEKASI – Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi wajibkan warga yang sudah menikah memeiliki kartu nikah digital. Penerapkan tersebut menindaklanjuti penerapan di masyarakat

Dinas LH Kota Berencana Tambah Mobil Pengangkut Sampah

BEKASI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana berencana menambah mobil pengangkut sampah agar sampah warga terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (