Satnarkoba Polres Taput saat memeriksa tersangka penyalahgunaan narkotika ganja. (PALAPA POS/Alpon Situmorang)

TAPANULI UTARA - Satuan Narkoba Polres Taput berhasil meringkus dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja, dari dua tempat yang berbeda pada hari yang sama, Rabu (2/6/2021).

Kedua tersangka adalah Sunggul Siahaan (46) alias Sunggul, warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Siborongborong. Kemudian Tambang Rosario Siahaan (37) alias Pak Paul, warga Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong.

Kapolres Taput AKBP Muhammad Saleh SIK MM melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, membenarkan penangkapan tersebut, Kamis (3/6/2021).

Diuraikan, yang diamankan pertama adalah Sunggul Siahaan, sekitar pukul 15.00 WIB dari loket Bus Prisma, Pasar Siborongborong.

Saat hendak ditangkap, tersangka sempat membuang barang bukti ganja ke lantai namun sudah terlihat petugas .

"Tersangka pun langsung diamankan. Saat pelaku diinterogasi, dia mengaku bahwa ganja tersebut dibelinya dari Tambang Rosario Siahaan," ujarnya.

Petugas pun langsung mengejar tersangka. Sekitar pukul 19.30 WIB, tin yang dipimpin IPDA Syaiful Efendi berhasil meringkusnya di sebuah kedai tuak di Desa Sitabo-tabo, Kecamatan Siborongborong.

"Keduanya pun dilakukan pemeriksaan untuk pendalaman," tambahnya.

Tambang pun mengakui kalau ganja tersebut benar dijualnya kepada Sunggul.

"Bukan hanya itu, dia juga sudah sempat mengirimkan sebagian ganja ke Bandung lewat paket salah satu bus antarprovinsi di loket Siborongborong," ungkapnya.

Petugas segera mengejar bus tersebut, namun sudah sampai di Sipirok karena waktu pengiriman dengan penangkapan tersangka sudah 3.5 jam.

Akhirnya polisi meminta perwakilan loket bus di Siborongborong agar menghubungi supir bus tersebut.

Dari pembicaraan perwakilan bus dengan supir, paket yang dikirim tersangka Tambang pun dititipkan supir bus di loket Sipirok, Tapanuli Selatan. "Petugas kita lalu menjemput barang bukti tersebut ke Sipirok," sebutnya.

Dari kedua tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 56,15 gram daun ganja kering, 2 buah hand phone dan uang Rp 50.000.

Saat ini kedua tersangka mendekam di Polres Taput untuk pengembangan penyidikan. Keduanya dikenakan melanggar pasal 111 Sub 114 (1) yo 115 ( 1 ) UU No 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Penulis: Alpon

Editor: Jay

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Ketua BBHAR Sabungan Parapat Apresiasi Kinerja Polri Tangani Aduan Kliennya Alfredo Sihombing

TAPANULI UTARA- Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) Sabungan Parapat mengapresiasi kinerja Polri dalam penanganan laporan kliennya Alfredo Sihombing.

Subdit Cyber Dirkrimsus Poldasu Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Prof Henuk ke Kejatisu

TAPANULI UTARA- Berdasarkan informasi terkini yang berhasil dihimpun palapapos.co.id, berkas perkara tersangka Prof. Yusuf

Ayah Bejat Cabuli Putrinya di Toba Terancam 20 Tahun Penjara

TOBA - Seorang ayah kandung bejat berinisial HM (49) tega mencabuli putrinya yang inisial YEM berusia 17 tahun di Toba. Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, pelaku telah me

Penyidik Polda Sumut Segera Limpahkan Berkas Tersangka Prof, Henuk ke Kejatisu

TAPANULI UTARA - Perkembangan kasus dilaporkannya Prof. Yusuf Leonard Henuk atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial oleh Alfredo Sihombing dan Martua Situmorang menjal

Ngelamun Sambil Ngeganja di Tower TV, Alvindo Silalahi Digelandang Polisi

TAPANULI UTARA- Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara Sumatera Utara berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Tower Televisi (TV) di dusu

Setelah Aniaya Putri dan Menantu, Pelaku Coba Bunuh Diri

LAGUBOTI - Setelah melakukan penganiayaan terhadap putri dan menantunya, Jonni Hutapea (56) mencoba bunuh diri, namun gagal.

Kejadian Penganiayaa