Anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara. PALAPAPOS/Istimewa

BEKASI – DPD PKS Kota Bekasi telah melakukan sejumlah persiapan menyongsong Pilkada Kota Bekasi tahun 2023. Mulai dari konsolidasi internal, komunikasi dengan parpol koalisi hingga membuat roadmap strategi pemenangan dalam Pilwalkot, Pileg dan Pilpres.

Dalam sejumlah tahapan tersebut, nama anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara digadang-gadangkan ikut dalam bursa calon Wali Kota Bekasi yang bakal diusung PKS.

Menanggapi hal tersebut, Heri Koswara biasa disapa Herkos menuturkan, sejak bergabung di Partai Keadilan (PK) dan kemudian berubah menjadi Partai Keadilan sejahtera (PKS), dirinya telah mendedikasikan penuh hidupnya di jalur dakwah dan politik serta selalu menjalankan tanggungjawab berdasarkan amanah diberikan partai.

"Prinsip memandang sebuah jabatan, menjadi sesuatu yang dasar sekali dalam kehidupan kita. Bahwa jabatan saat kita pandang sebagai tanggungjawab bukan sebagai sebuah kehormatan, maka itu implikasinya sangat luar biasa. Jika jabatan itu dipandang sebagai sebuah kehormatan, maka orang biasanya selalu mencari dan memburu dengan berbagai cara. Tetapi, ketika jabatan itu kita pandang sebagai tanggungjawab, ketika diberikan, kita lantas bertanya mampu atau tidak, karena pertanggungjawaban bukan hanya dihadapan manusia, tapi kepada Allah SWT. Inilah yang membentuk paradigma seluruh kader PKS dalam membuat sebuah keputusan ketika amanah itu diberikan," kata anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat itu kepada palapapos.co.id, Selasa (2/2/2021).

Menurut Herkos, ketika momen amanah itu diberikan baik dalam penunjukan untuk Pilkada maupun Pileg, setiap kader tidak boleh meminta namun jika diberikan amanah para kader harus siap mengemban tanggungjawab. Jika melihat capaian PKS Kota Bekasi dalam Pileg 2019 dengan 12 kursi dan hasil Pilkada Kota Depok, setidaknya hal tersebut bisa menjadi tolak ukur untuk persiapan Pilkada di Kota Bekasi.

"Target Musda, Muswil dan Munas yang berlangsung Desember 2020 adalah minimal perolehan kursi di Pileg mendatang menjadi dua kali lipat dari sebelumnya. Terkait target 24 kursi di Kota Bekasi, ini sesuatu yang biasa saja dalam politik, bahkan kita punya istilah untuk memutihkan Jawa Barat atau Jabar Putih. Kenapa demikian, jika kita lihat di Jawa Tengah merah yang dominan dan Jawa Timur dengan hijau, maka Jawa Barat ini akan kita putihkan, dan salah satu targetnya  menambah pejabat publik di ranah legislatif menjadi dua kali lipat. Hal itu menjadi sesuatu yang mungkin saja, karena parpol lain bisa kenapa kita tidak. Untuk itu, pasca pembentukan struktur pengurus yang baru, saya memulai dengan melakukan konsolidasi secara internal," ujar Herkos.

Lebih jauh Herkos menuturkan, berkaca dalam Pilkada Depok, bukan tidak mungkin PKS Kota Bekasi mengikuti jejak serupa, karena perolehan kursi PKS di Depok sama dengan di Bekasi, meski perbedaannya terdapat pada empat periode kepemimpinan eksekutif dipegang PKS Kota Depok.

"PKS Kota Bekasi hari ini sedang menyusun roadmap untuk persiapan pemenangan Pilkada, Pilpres dan Pileg. Hal ini dilakukan untuk melihat dimana sesungguhnya kekurangan yang ada selama ini dan harus dipelajari. Karena sebelumnya, tetangga kita Kabupaten Bekasi pernah merasakan kursi eksekutif. Adapun kekurangan dalam Pilkada yang lalu, misalnya bisa dari ketua partai, para kader, pemilihan calon, bangunan koalisi, penetrasi ke masyarakat, hingga terkait pendanaan. Semua itu akan kita kaji dan dalam politik itu semua bisa dihitung, artinya jika kita melakukan hal sama seperti yang dilakukan di Kota Depok, mungkin hasilnya akan sama. Untuk itu kita memohon doa dari masyarakat agar di Pilkada mendatang bisa mendapatkan hasil yang terbaik," terang Herkos.

Selanjutnya, saat disinggung terkait ambisi dan persiapan untuk menjadi Cawalkot Kota Bekasi, Herkos mengungkapkan, bila dibilang tidak berambisi tidak benar juga, karena dalam bahasa Arab ada istilah Thumuhat, yang bermakna ambisi itu bisa jadi sesuatu yang positif. Diakuinya, jika  bergelut dalam dunia politik, thumuhat menjadi sesuatu yang lumrah, seperti sebelumnya dulu Sekretaris Komisi ingin jadi Ketua Komisi atau anggota dewan ingin jadi anggota dewan lagi dalam periode selanjutnya.

"Intinya adalah kita bisa menggunakan jabatan itu untuk sesuatu yang positif. Selanjutnya tinggal bagaimana mengatur dan menata thumuhat itu sendiri. Nah di PKS itu semua level punya wewenang masing-masing, dimana wewenang saya sebagai Ketua DPD dalam konteks untuk menyiapkan calon yang bertarung di Pilkada. Belajar dari pengalaman yang lalu, maka kita mulai setelah nanti Mukerda. Kita harapkan sudah muncul tahapan-tahapan, salah satunya memunculkan calon. Adapun wewenang DPD hanya mengusulkan bukan memutuskan, karena kita yang paham kewilayahan dan figur yang diterima banyak pihak. Tentunya, untuk mengusulkan calon tersebut akan ada bantuan lembaga survei dari eksternal dan hasil ini akan kita sampaikan kepada DPW dan terakhir diputuskan di DPP. Kita berharap calon yang akan bertarung dalam Pilkada Kota Bekasi bisa segera dimunculkan lebih awal," kata politisi yang sebelumnya tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Bekasi. (rez)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Anggota PPS Se Kota Bekasi Dilantik

KOTA BEKASI - Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Bekasi pada hari ini, Selasa (24/1/2023) dilantik Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Ketua

Pemkot Bekasi Berikan Pinjam Pakai Kantor Kepada Bawaslu

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi mengenai pinjam pakai tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota Bekasi untuk ged

Rangkain HUT Ke 50, PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Akan Gelar Penanaman Pohon

KABUPATEN BEKASI - Peringati HUT ke-50 tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bakal menggelar kegiatan penanaman pohon di bantaran

Wakil Bupati Humbahas Hadiri HUT PDIP Ke 50 di Jakarta

JAKARTA - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas, Dr.(Can) Oloan P Nababan S.H.,M.H Oloan Paniaran Nababan menghadiri HUT Ke 50 PDI Perjuangan di  Internasional

Jokowi : Ibu Megawati Sebut Capres Dari Kader PDIP

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo mengaku senang Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut calon Presiden yang akan di usung partai nya di pemili

Puncak HUT Ke 50, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Potong Tumpeng

JAKARTA  - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memotong nasi tumpeng dan menyerahkan ke tamu undangan, diantarnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres KH