Petugas pemakaman jenazah positif Covid-19 dari Dinas Perkimsih saat melakukan proses pemakaman jenazah. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

TEBING TINGGI – Komplek pemakaman Muslim khusus Covid-19 di Kampung Wetan tepatnya di Jalan Penghulu Tarif, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi kembali kedatangan jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 warga Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, Senin (12/10/2020) sore.

Jenazah berinisial SH berusia 44 tahun itu selama terkonfirmasi dirawat di Rumah Sakit Martha Friska Medan, dan dinyatakan positif Covid-19 oleh pihak rumah sakit, sehingga proses pemakaman dilakukan sesuai protokoler Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Nanang Fitra Aulia juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tebing Tinggi saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020) siang membenarkan pasien meninggal dunia adalah pasien positif Covid-19.

"Pihak Rumah Sakit telah menelepon kita, dan pasien berinisial SH yang meninggal dunia berdasarkan keterangan dari Rumah Sakit Medan dinyatakan positif Covid-19," kata Nanang.

Dikatakan Nanang, meninggalnya pasien tidak langsung dibawa ke Tebing Tinggi untuk dimakamkan secara protokol kesehatan, namun jenazah di fardhu kifayahkan oleh pihak rumah sakit Martha Friska Medan, setelah itu jenazah diberangkatkan dari Medan menuju Kota Tebing Tinggi menggunakan mobil ambulance milik RS Haji Medan dan tiba di Tebing Tinggi langsung dibawa ke lokasi pemakaman khusus Covid-19.

Petugas pemakaman jenazah positif Covid-19 saat mendengarkan arahan dari Kadis Perkimsih Muhammad Hasbie Ashshiddiqi. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

Sementara proses pemakaman dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan Covid-19 dilaksanakan petugas khusus dari Dinas Perkimsih Kota Tebing Tinggi dipimpin langsung Kadis Perkimsih Muhammad Hasbie Ashshiddiqi.

Berdasarkan keterangan dari keluarga almarhum, sebelumnya almarhum mengeluh karena asam lambungnya kumat dan sesak nafas, selanjutnya dibawa ke salah satu RS di Kota Tebing Tinggi dan sempat dirawat selama dua hari.

Namun karena fasilitas di rumah sakit tersebut kurang memadai, almarhum kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Martha Friska Medan, dan diopname selama 12 hari.

"Memang almarhum sudah lama mengalami sakit asam lambung, dan pada tanggal 28 September 2020 malam almarhum mengeluh sakit, lalu kami bawa ke rumah sakit di Tebing Tinggi untuk berobat, dan sempat di rawat selama dua hari, mungkin karena di rumah sakit di Tebing Tinggi fasilitasnya kurang memadai, maka dirujuk ke rumah sakit Martha Friska Medan," kata salah seorang keluarga almarhum. (nal)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Wali Kota Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Kerukunan Kota Tebing Tinggi

TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi melalui Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Kota Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan kerukuna

Pemprov Sumut Lakukan Imunisasi Vaksin Covid-19 Mulai November 2020

MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan melakukan imunisasi vaksin Covid-19 kepada masyarakat mulai November 2020. Hal itu dibenarkan Sekretaris Dinas Kesehatan Prov

Wali Kota Tebing Tinggi Launching Transportasi Online Mutrans dan Infaq Digital

TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan meresmikan (launching) transportasi online Mudah Transaksi (Mutrans) dan Infaq Digital, sekaligus kegiatan Business Match

Wali Kota Tebing Tinggi Desak Perbaikan Jalan Rusak Akibat Pembangunan Jalan Tol

TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dalam kunjungannya ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara di Jalan Sakti Lubis Kota Medan, menindaklanj

Atlet Puslatda KONI dan OKP di Tebing Tinggi Jalani Rapid Test Covid-19

TEBING TINGGI – Para atlet pemusatan pelatihan daerah (Puslatda) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta pemuda-pemuda tergabung dalam Organisasi Kepemudaan (Ormas) di Kota Te

Pemko Tebing Tinggi Jalin Kerjasama dengan RS H Adam Malik Medan

TEBING TINGGI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi dan Rumah Sakit H Adam Malik Medan melakukan kerjasama dibidang pembinaan pengetahuan meliputi pendidik