Puluhan gerobak diamankan di Mako Satpol PP Kota Bekasi. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan jumlah manusia gerobak selama masa pandemi Covid-19 meningkat dibanding tahun lalu. Diperkirakan jumlah manusia gerobak diatas seratus. Sementara pada 2019, Satpol PP hanya menjaring puluhan saja.

"Yang kita amankan tahun ini di Mako Satpol PP saja ada 48 gerobak. Itu yang ada di Mako saja, belum yang ada di Kecamatan-Kecamatan. Jika dijadikan satu dengan yang diamankan di Mako Satpol PP mencapai 100 gerobak," kata Abi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2020).

"Dari catatan kita, tahun ini yang kita amankan meningkat dari tahun sebelumnya," sambung Abi.

Abi mengaku tidak semua manusia gerobak diamankan. Pihaknya juga melihat kondisi eksisting masyarakat sekarang ini. Sebab, diamankan saat ini lebih banyak manusia gerobak berasal dari luar daerah.

"Ya, yang pasti yang lebih banyak kita amankan warga dari luar daerah," jelas Abi sambil menceritakan saat menjadi Camat Jati Sampurna, ia mengatakan banyak mendapati manusia gerobak dari luar daerah Kota Bekasi.

Sehingga, saat dirinya menjadi Kasatpol sudah mengetahui titik mana saja menjadi tempat tinggal manusia gerobak.

"Yang kita tangkap itu memang bukan pemulung melainkan modus membawa gerobak saja, tidak hanya gerobaknya orangnya juga kita bawa," kata Abi.

Dalam melakukan penertiban, pihaknya juga berkordinasi dengan Dinas Sosial agar memfasilitasi manusia gerobak tinggal di rumah singgah. Sementara Mako Satpol PP hanya menampung gerobaknya kemudian nantinya akan dimusnahkan.

"Jika ada yang ingin mengambil gerobaknya kita juga persilakan asalkan memiliki alasan yang jelas. Syaratnya membawa Ketua RW ditempat tinggalnya bahwa dia (manusia gerobak-red) bukan pemulung dadakan, itu saja syarat dari kita," tandasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment