A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/palapap1/public_html/application/models/Common_model.php:1)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/palapap1/public_html/application/controllers/Listing.php
Line: 9
Function: library

File: /home/palapap1/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/palapap1/public_html/application/models/Common_model.php:1)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/palapap1/public_html/application/controllers/Listing.php
Line: 9
Function: library

File: /home/palapap1/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

PALAPAPOS | Menumbuhkan Harapan

Pembangunan peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix sepanjang 900 meter dengan lebar 3,5 meter sudah selesai dan masih ada sekitar 2 km lagi dekat tugu perbatasan Silangkitang Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan diusulkan dibenahi tahun depan. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Komitmen Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan diawal kepemimpinannya pada 2014 yakni peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix. Bahkan pembangunan jalan hotmix baik dana DAU dan DAK digelontorkan bukan hanya disekitar Pusat Pemerintahan namun berdasarkan azas pemerataan menyentuh Kecamatan terjauh.

Salah satu ruas jalan disentuh yakni menuju Parmonangan diawali ruas jalan Silakitang Kecamatan Sipoholon-Hutatinggi-Parmonangan dengan panjang 28 Km dari total 34 Km. Kondisi jalan sebelum kepemimpinan Bupati Nikson Nababan terhitung lapen dan terdapat kerusakan cukup parah dibenahi dengan kualitas hotmix.

Berdasarkan informasi dihimpun dari Dinas PUPR Taput hingga saat ini pembangunan ruas jalan  ditingkatkan secara bertahap dari jalan lapen menjadi jalan hotmix dari Silakitang menuju Parmonangan sepanjang 28 Km.

“Benar sejak awal Pemerintahan beliau (Bupati) target yakni peningkatan kualitas jalan dari lapen ke hotmix, kenapa tidak bertambah ruas jalan yang dibangun ya, karena jalan yang dibangun Pemerintahan sebelumnya kondisi lapen banyak yang rusak sehingga dibangun dengan kualitas hotmix agar tahan lama," kata Kadis PUPR Dalan Nangkok Simanjuntak, Jumat (26/6/2020).

Bahkan, sebut pejabat Eselon II lama meniti karir di PUPR ini, bila saja tidak karena pandemi Covid-19 ruas jalan hanya tinggal 6 Km seharusnya tuntas.

“Seharusnya tahun 2020 ada anggaran DAK hotmix jalan Hutatinggi-Parmonangan Rp 4 miliar namun karena pandemi, Pemerintah Pusat menarik anggaran peningkatan jalan lapen mulai dari Tano Perak hingga Sisoding padahal sudah proses tender," ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen Bupati Nikson memperbaiki sarana prasarana jalan, dari sumber DAU telah dituntaskan pembangunan hotmix jalan Silangkitang-Hutatinggi.

“Hotmix itu panjangnya 900 meter dengan lebar 3,5 meter, hanya tinggal 2 km lagi kondisi rusak dekat perbatasan antara Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan," jelas Dalan.

Tidak hanya fokus peningkatan lapen ke hotmix menuju Parmonangan, Dalan menyatakan Pemkab Taput telah membangun jalan dan jembatan di Parmonangan antara lain jalan Huta Tinggi menuju Butar, Jembatan Aek Godang dan Aek Sibundong menuju Huta Tua dan Hajoran.

Kemudian Jalan hotmix dari Parmonangan menuju Huta Julu, Jembatan Aek Simarsalaon, pembukaan/pembangunan jalan dari Parmonangan menuju Tumus-Hajoran dan pemeliharaan jalan lapen.

“Dengan anggaran Pemkab Taput yang sangat terbatas, Bupati Nikson juga harus membangun jalan/jembatan di 15 Kecamatan lainnya. Untuk itu mari kita dukung upaya Bupati mendapatkan lebih banyak dana dari Pemerintah Pusat dan semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir sehingga kondisi keuangan Pemerintah akan kembali normal," pungkasnya.

Terpisah Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan PUPR Jimmi Sihite membenarkan saat ini pihaknya sudah menyelesaikan hotmix ruas jalan Silangkitang Sipoholon-Hutatinggi Parmonangan.

“Informasi dari PPKnya sudah selesai dan memang kondisi ruas jalan menuju Parmonangan belum semua tuntas hanya tinggal 6 km lagi, itupun kalau tidak ditarik DAK Rp 4 miliar tinggal 2 Km lagi dekat tugu perbatasan Silangkitang-Hutatinggi," kata Jimmi Sihite.

Untuk menuntaskan kondisi jalan tersisa, Jimmi menyatakan telah mengusulkan kembali anggaran yang ditarik.

“Anggaran yang ditarik untuk Covid sudah diusulkan kembali tahun 2021 termasuk paket lainnya," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Jalani Pengobatan di RSUD Tarutung, Seorang Warga Sibolga Terpapar Covid -19 Dinyatakan Sembuh

TAPANULI UTARA - Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung Tapanuli Utara berhasil menyembuhkan satu orang pasien yang terpapar Covid-19 asal Sibolga. Pasien berinisial HL masuk tanggal 24 Juni akib

Ketua YKI Taput Satika Simamora Kembali Bantu Penyandang Kanker di Purbatua

TAPANULI UTARA - Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan bagi penyandang kanker payudara di RSUD, kini aksi sosial melalui Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang dipimpin Satika Simamora kembal

Bupati Taput Beri Bantuan Bagi 1.539 Mahasiswa Berkuliah di Luar Daerah

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan memberikan bantuan kepada 1.539 mahasiswa yang kuliah di luar daerah tapi tidak pulang kampung selama masa pandemi Co

Sistem Zonasi Bikin Lulusan SMP Batal Melanjut ke SMA, Bupati Taput Minta Gubsu Tambah Rombel

TAPANULI UTARA - Pasca pengumuman PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) online dengan aturan jalur zonasi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), dikhawatirkan banyak pelajar SMP di

Bupati Taput : Pendistribusian Gas Elpiji Jangan Lewati Batas HET

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan menegaskan apabila pendistribusian gas elpiji subsidi di daerah itu belum berlangsung baik, maka pemerintah mela

Dinas PUPR Terjun Bersihkan Tumpukan Sampah Sumbat Irigasi Hasak II Siatas Barita

TAPANULI UTARA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas PUPR Pemkab Tapanuli Utara terjun membersihkan sampah membuat sumbat irigasi akibat masih banyak warga kurang sadar akan pentingnya