Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang hingga 4 Juni 2020. Namun begitu, pihaknya terus melakukan adaptasi dengan membolehkan sejumlah fasilitas umum beroperasi sedang tempat hiburan belum diperbolehkan buka.

"PSBB memang harus diperpanjang terus, karena virusnya belum ada vaksin, belum ada obat," kata Rahmat Effendi, Jumat (29/5/2020).

Dikatakan Wali Kota, beberapa fasilitas umum seperti rumah ibadah, rumah makan atau restoran sudah dibolehkan beroperasi. Sementara untuk tempat-tempat usaha lain diperkirakan mulai beroperasi pada 4 Juni.

"Kita sudah melakukan adaptasi, semisal rumah ibadah, rumah makan sudah kita lakukan. Untuk New Normal, Insya Allah tanggal 4 bersamaan dengan DKI atau tanpa DKI. Kita sedang persiapkan regulasinya, karena tingkat pandeminya sudah landai," ungkap pria akrab disapa Bang Pepen itu.

Perpanjangan PSBB diakui Pepen disebabkan wilayah Bodebek (Bogor, Depok dan Bekasi) masih belum bersih dari penyebaran virus Korona. Untuk wilayah Kota Bekasi penyebaran Covid-19 masih tersisa diangka 1 persen.

"Kota Bekasi masih menyisakan 1 persen, masih ada enam Kelurahan, lima Kelurahan, masih bolak-balik itu saja," katanya.

Terkait kesiapan memasuki New Normal, Pepen menjelaskan seluruh tempat usaha tengah berbenah menjalankan standar protokol tetap kesehatan sebelum beroperasi. Nantinya, kata dia, Pemerintah akan mengawasi pusat-pusat keramaian selama fase tatanan kehidupan baru.

"Ada Satgas disiplin diperbantukan TNI/Polri untuk mengawasi. Sebenarnya sudah bagus mall-mall telah mempersiapkan, hanya tinggal jalan, kita sepakat ini bagian dari tatanan kehidupan baru," ucapnya.

Sementara, beberapa tempat usaha diperkirakan belum dibolehkan beroperasi adalah tempat hiburan malam seperti diskotik dan spa.

"Mengenai tempat hiburan yang dibolehkan adalah Bioskop, tapi spa, massage dan diskotik belum boleh dulu. Kalau karaoke sepanjang jaga jarak saat nyanyi ya dibolehkan," pungkasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Dinilai Rugikan Nama Baik Partai, Golkar Kota Bekasi Bakal Laporkan Andi Salim ke Polisi

BEKASI - Kisruh atas kepemilikan gedung DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang diklaim Andy Iswanto Salim berbuntut panjang. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Bidang

Cabuti Tanaman di Pedestrian, Satpol PP Kota Bekasi Amankan Pria Gangguan Jiwa

BEKASI - Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi. Pria tersebut tertangkap tangan saat dirinya mencabuti tanaman di pedestri

Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka di Kota Bekasi Masuk Tahap Persiapan

BEKASI – Rencana pembukaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di Kota Bekasi pada 13 Juli 2020 masuk tahap persiapan. Sejumlah sekolah diminta untuk mengikuti protokol keseha

Klaim Gedung Miliknya, Andy Salim Usir Paksa Pengurus dari DPD Partai Golkar Kota Bekasi

BEKASI – Pengusaha Andy Salim didampingi kuasa hukumnya mengusir paksa pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang sedang beraktivitas dari dalam gedung DPD Partai Golkar di Jalan Ahm

Terjadi Antrean Penumpang, Tri Adhianto Sidak ke Stasiun Bekasi

BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyayangkan terjadinya antrean panjang penumpang KRL di Stasiun Bekasi menuju Jakarta pada Senin (6/7/2020). Untuk itu, Tri Adhianto melakukan

Sardi Effendi: Salah Titik Koordinat Akibat Human Error Operator Sekolah

BEKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi membeberkan polemik kesalahan titik koordinat lokasi pendaftar PPDB Online akibat human eror operator sekolah. Sehingga, banyak keke