Pembangunan gedung Dinas Teknis Bersama Kota Bekasi mangkrak. PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - Menyikapi pembangunan Gedung Teknis yang mangkrak, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, kasus tersebut disebabkan terjadinya defisit anggaran pada Pemerintah Kota Bekasi Tahun 2018. Sehingga pihaknya tidak bisa menyelesaikan pembayaran kepada pihak kontraktor.

"Jadikan waktu itu, kita turbulensi anggaran Tahun 2018. Sehingga perjanjian kontrak dengan pihak ketiga yakni PT. MAM, kita stop, karena dengan ketidaktersediaannya anggaran untuk dilanjutkan," kata Jumhana Lutfi, Kamis (13/2/2020).

Informasi yang diperoleh palapapos.co.id, kasus mangkraknya gedung teknis milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut sudah dilaporkan ke Kajaksaan Agung (Kejagung) RI. Namun, Jumhana Lutfi mengklaim pihaknya tidak mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Saya tidak tahu kalau sudah sampai ke Kejaksaan Agung, kalau masalah pemeriksaan ya mungkin," katanya berkilah bahwa pembangunan akan dilanjutkan pada tahun ini.

Ia optimis semua proses akan berjalan maksimal. "Sekarang kan sudah ada anggaran sekitar Rp 23 miliar, kita lanjutkan," katanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, pada proses pembangunan lanjutan, pihaknya tidak lagi melakukan lelang melalui LPSE. Sebab, proses tersebut dibolehkan dan tidak melanggar aturan.

"Sekarang tidak dilelang, hanya melanjutkan. Kita sedang konsultasi ke kejaksaan, meminta LO agar ada kepastian apakah pelaksana bisa diganti atau tetap dilanjutkan oleh PT MAM," jelasnya. (lam)

Baca Juga: Sempat Ditinggal Kabur Pelaksana, Gedung Teknis Kembali Dikebut Tahun Ini

Baca Juga: Pembayaran Bermasalah, Pembangunan Gedung Dinas Teknis Mangkrak

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka di Kota Bekasi Masuk Tahap Persiapan

BEKASI – Rencana pembukaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di Kota Bekasi pada 13 Juli 2020 masuk tahap persiapan. Sejumlah sekolah diminta untuk mengikuti protokol keseha

Klaim Gedung Miliknya, Andy Salim Usir Paksa Pengurus dari DPD Partai Golkar Kota Bekasi

BEKASI – Pengusaha Andy Salim didampingi kuasa hukumnya mengusir paksa pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang sedang beraktivitas dari dalam gedung DPD Partai Golkar di Jalan Ahm

Terjadi Antrean Penumpang, Tri Adhianto Sidak ke Stasiun Bekasi

BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyayangkan terjadinya antrean panjang penumpang KRL di Stasiun Bekasi menuju Jakarta pada Senin (6/7/2020). Untuk itu, Tri Adhianto melakukan

Sardi Effendi: Salah Titik Koordinat Akibat Human Error Operator Sekolah

BEKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi membeberkan polemik kesalahan titik koordinat lokasi pendaftar PPDB Online akibat human eror operator sekolah. Sehingga, banyak keke

Ditemukan Pemulung, Kepala UPDT TPA Sumur Batu: Masker dan Obat Bukan Limbah Covid-19

BEKASI - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Kota Bekasi, Ulfa Masrofah menjelaskan penemuan masker dan kotak obat ol

Pemkot Bekasi Larang Pedagang Masuk Area CFD

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengeluarkan larangan untuk sementara waktu para pelaku usaha/pedagang berjualan masuk area Car Free Day (CFD).

Larangan ini mer