KPU Kota Bekasi menyerahkan hasil audit susulan LPPDK kepada DPC Partai Gerindra Kota Bekasi, Jumat (6/12/2019). PALAPA POS/Nuralam

BEKASI – KPU Kota Bekasi menyerahkan hasil audit susulan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Partai Gerindra Kota Bekasi, setelah KPU Provinsi Jawa Barat merampungkan hasil audit.

Sebagai bukti penyelesaian, KPU Kota Bekasi menyerahkan hasil audit kepada DPC Partai Gerindra dan salinan diberikan juga ke Bawaslu Kota Bekasi, Jumat (6/12/2019).

Komisioner KPU Kota Bekasi Achmad Edwin Sholihin menyatakan, hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) diterima KPU Kota Bekasi pada Kamis (5/12/2019).

“Penyerahan sendiri langsung oleh KPU Provinsi kepada kami Kamis kemarin. Hari ini (Jumat, red) sudah kita serahkan pada partai Gerindra,” kata Edwin.

Dia menjelaskan, tahapan audit untuk partai Gerindra memang mengalami permasalahan. Karena pada saat musim Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Partai Gerindra terbelah menjadi dua kubu sehingga berdampak pada proses audit, dimana saat pelaksanaan ada kesalahan.

Edwin mengatakan, KAP mengaudit dana kampanye milik kubu Tanjung. Padahal secara resmi, KPU Kota Bekasi sudah menerima SK dari KPU RI bahwa DPC Partai Gerindra Kota Bekasi yang sah di Ketuai Raden Eko.

“Kan begini Gerindra terjadi dualisme pertama kubu Ibnu Hajar Tanjung dan yang kedua kubu Raden Eko. Keduanya menyererahkan dana kampanye. Awalnya yang di audit Kubu Tanjung, dan Eko gak di audit oleh KAP dan sebenarnya kita (KPU Kota Bekasi) sudah serahkan keduanya kepada KAP,” jelasnya.

Hal itulah, kata Edwin, yang menjadi alasan kenapa munculnya gugatan dari sejumlah Caleg Grindra yang tidak menerima putusan KPU. “Itulah yang terjadi banyaknya gugatan,” katanya.

Sebelum audit, Edwin menerangkan, pihak KPU menerima rekomendasi dari Bawaslu Kota Bekasi. “Ada dua poin, pertama minta di audit susulan. Karena yang satu tidak teraudit. Yang satu lagi, minta merekomendesikan agar KPU tidak menetapkan pemenang pada caleg yang tidak melaporkan dana kampanye,” bebernya.

Dari rekomendasi itu, KAP yang ditunjuk KPU Provinsi berkewenangan penuh kembali melaksanakan audit. Setelah dikaji, kata Edwin, rekomendasi terkait audit susulan diserahkan pada KPU Provinsi yang selanjutnya diserahkan ke KPU RI.

“Sehingga di audit susulan lah semuanya. Dan hasil baru sudah kita serahkan hari ini. Kita baru dapat dari Provinsi kemarin pukul 14.00 Wib,” terangnya.

Edwin menegaskan, dengan diserahkannya hasil audit, maka caleg yang dipersoalkan seperti Tahapan Bambang Sutopo dan Murfati Lidianto dianggap selesai.

“Betul yang kemarin caleg dipersoalkan, di PTUN kan dengan keluarnya hasil audit, artinya semuanya caleg baik yang jadi maupun tidak semuanya sudah teraudit. Kita juga sudah serahkan pada Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Novita,” pungkasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Warga Adukan PT Logos Metrolink Logistik ke DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Warga RT003/RW007, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (10/8/2020) mengadukan dampak lingkungan akibat pembangunan kawasan pergudangan PT Logos Metro

Tinggal di Belakang Puskesmas Karang Kitri, Seorang Warga Kota Bekasi Dinyatakan Positif Covid-19

BEKASI - Salah seorang warga RT 006/RW 009, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, berinisial M dinyatakan positif Covid-19, usai menjalani perawatan selama seminggu di RS Siloam Beka

BKPPD Kota Bekasi Umumkan Pendaftaran SKB CPNS

BEKASI - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi mulai mengumumkan pendaftaran peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lin

Masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru Kota Bekasi Diperpanjang Hingga September 2020

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperpanjang masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) masyarakat produktif Aman Corona Virus Disease atau Covid-19 berlaku mulai 3 Agustus hingga 2

Soal Kelas Pintar, Komisi IV Berencana Panggil Dinas Pendidikan Kota Bekasi

BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Dariyanto menilai Program Kelas Pintar tidak urgensi bagi sekolah. Apalagi, metode pembelajaran dicanangkan melalui daring dapat dilakukan sendir

Disdik Gandeng Aplikasi Program Kelas Pintar, Kepala Sekolah Terpaksa Rubah RKAS

BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali bereksplorasi menggandeng PT Extramarks Education Indonesia dalam penyediaan aplikasi Program Kelas Pintar untuk SD dan SMP Negeri di Kota Beka