Narasumber dan peserta foto bersama usai sosialisasi Penanganan Pertama Kecelakaan Lalu-Lintas di RS Ananda Bekasi. PALAPA POS/Nuralam

BEKASI – Direktur RS. Ananda Bekasi, Titi Mafrisihati menganjurkan masyarakat untuk menghubungi layanan call center 119 apabila terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan.

"Apabila kita melihat terjadi peristiwa kecelakaan, kita bisa gunakan layanan emergency dari pemerintah seperti call center 119, sebagai nomor kegawat daruratan Indonesia yang terkoneksi ke wilayah," kata Titi disela kegiatan sosialisasi Penanganan Pertama Kecelakaan Lalu-Lintas yang diselenggarakan RS Ananda, bekerjasama dengan Polres Metro Bekasi Kota, BPJS Kota Bekasi dan Jasa Marga, BRI bersama Mitra Gojek Bekasi, Kamis (5/12/2019).

Dari layanan 119, korban kecelakaan lalu lintas nantinya akan dibawa dan ditangani oleh rumah sakit yang terintegrasi dengan layanan tersebut.

Menurutnya, kecelakaan lalu lintas di wilayah urban seperti Kota Bekasi terbilang cukup tinggi seiring meningkatnya jumlah penduduk yang mencapai 2,7 juta jiwa. Kecelakaan lalu lintas sendiri disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya jumlah kendaraan yang terus meningkat, adanya beberapa perbaikan terhadap ruas jalan serta terjadinya pembangunan nasional.

Baca Juga: Puluhan Driver Ojol Ikuti Sosialisasi Penanganan Pertama Laka Lantas

Untuk mengurangi gejala fatal terhadap korban kecelakaan lalu lintas, Titi mengimbau agar masyarakat memahami tata cara penanganan dini terhadap korban laka lantas sebelum tim medis datang.

"Kita bisa mengambil tindakan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tentunya dengan standar prosedur. Tindakan ini agar meminimalisir terjadinya luka parah pada korban sebelum bantuan medis datang," ujar Titi.

Sementara itu, Wakasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Indira mengimbau agar masyarakat dan khususnya driver online lebih berhati-hati dalam berkendara. Apalagi belakangan ini sudah memasuki musim hujan, sehingga kondisi jalan yang basah akan lebih rawan terjadinya kecelakaan.

Apabila terjadi kecelakaan, baik kepada sesama rekan ojek online maupun masyarakat, ia berpesan agar tindakan pertolongan dilakukan dengan cara-cara yang diajarkan oleh tim medis RS. Ananda.

"Bagi tim URC agar tetap menjaga lokasi TKP laka lantas tidak rusak. Bahkan dianjurkan untuk menjaga TKP agar tidak ada orang yang masuk. Tandai kendaraan dan letak korban untuk memudahkan analisa kepolisian," kata AKP Indira. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Warga Adukan PT Logos Metrolink Logistik ke DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Warga RT003/RW007, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (10/8/2020) mengadukan dampak lingkungan akibat pembangunan kawasan pergudangan PT Logos Metro

Tinggal di Belakang Puskesmas Karang Kitri, Seorang Warga Kota Bekasi Dinyatakan Positif Covid-19

BEKASI - Salah seorang warga RT 006/RW 009, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, berinisial M dinyatakan positif Covid-19, usai menjalani perawatan selama seminggu di RS Siloam Beka

BKPPD Kota Bekasi Umumkan Pendaftaran SKB CPNS

BEKASI - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi mulai mengumumkan pendaftaran peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lin

Masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru Kota Bekasi Diperpanjang Hingga September 2020

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperpanjang masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) masyarakat produktif Aman Corona Virus Disease atau Covid-19 berlaku mulai 3 Agustus hingga 2

Soal Kelas Pintar, Komisi IV Berencana Panggil Dinas Pendidikan Kota Bekasi

BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Dariyanto menilai Program Kelas Pintar tidak urgensi bagi sekolah. Apalagi, metode pembelajaran dicanangkan melalui daring dapat dilakukan sendir

Disdik Gandeng Aplikasi Program Kelas Pintar, Kepala Sekolah Terpaksa Rubah RKAS

BEKASI - Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali bereksplorasi menggandeng PT Extramarks Education Indonesia dalam penyediaan aplikasi Program Kelas Pintar untuk SD dan SMP Negeri di Kota Beka