Pembangunan TPT Tower Pemancar Seluler Smartfren tengah memasuki finishing. PALAPAPOS/Andi Siregar

DOLOK SANGGUL - Pembangunan tembok penahan tanah (TPT) Tower pemancar seluler Smartfren di Dolok Sanggul, tepatnya di komplek Radio Pelita Batak (RPB), diduga asal jadi. Dimana campuran pasir untuk adukan semen menggunakan pasir gunung atau pasir timbun.

Warga setempat, M Silaban (37) kepada wartawan, kemarin, mengatakan, bahwa ketahanan fondasi TPT tower pemancar seluler Smartfren itu tidak akan berlangsung lama. Sebab pengerjaan TPT yang dikerjakan CV Pinisi itu terkesan asal jadi. 

"Sebagai warga setempat, kita memantau proses pengerjaan TPT tower pemancar Smartfren, namun yang kita lihat, bahwa material pasir gunung lebih banyak digunakan daripada pasir sungai untuk mengaduk semen," ujarnya.

Dengan menggunakan, material pasir gunung tersebut, kata Silaban, ketahanan TPT tersebut diragukan. Sebab semen dengan pasir tersebut tidak bisa kawin paksa. "Pasir gunung dengan semen tak bisa kawin paksa, meski terlihat sebagai adonan semen, namun dipastikan itu tidak akan bertahan lama," ujarya.

Warga lainya, Sontang Silaban juga meragukan kualitas konstruksi proyek tersebut. Pasalnya, material pasir untuk TPT tersebut lebih banyak menggunakan pasir yang berada dilokasi proyek.

"Itu hanya hal kecil saja yang terlihat secara kasat mata. Masalah spesifikasi material proyek itu seperti pemakaian besi, batu, dan campuran semen, mereka lah yang tahu. Yang kita soroti adalah pemakaian pasir gunung yang digunakan sebagai campuran semen. Namun, dengan sampel pasir gunung ini, kuat dugaan masalah speesifikasi juga dimainkan pihak pekerja," katanya.

Terpisah, pelaksana lapangan, Ihsan saat ditanyai wartawan di lapangan, mengaku bahwa proyek tersebut tidak ada masalah dan sesuai dengan teknis, sebagaimana petunjuk dari subkon (sub kontraktor) yang menerima pekerjaan itu menkon.

Pekerjaan ini sudah melalui beberapa proses mulai dari pihak Smarrfren ke menkon selanjutnya ke subkon dan pekerja lapangan. "Nah disini kita sebagai lekerja lapangan oleh perusahaan CV Pinisi. Kita menerima pekerjaan dengan makan gaji," ujarnya.

Untuk pemakaian material proyek tersebut, Ihsan berkeras bahwa pihaknya tidak melakukan penyelewengan dalam pekerjaan itu. "Tidak ada penyelewengan disana, semua metarial yang kita gunakan sesuai dengan yang dibutuhkan," katanya.

Namun saat disinggung jumlah kubikasi pasir yang dipakai dalam proyek 8×10 itu, Ihsan terlihat ragu. "Jumlah pasir sungai yang kita gunakan, sekitar 20 sampai 30 truk. Namun untuk campuran pasir, kita akui menggunakan pasir gunung setempat dalam koridor yang pas. Perbandingan pasir yang kita gunakan yakni 1:4 dan 1:3. Saya kira itu tidak masalah. Yang jadi maslah adalah ketika menggunakan pasir gunung," tukasnya. (and)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

AUMKM Taput Terbentuk, Bupati Nikson Minta Produk UMKM Kuasai Pasar

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan meminta produk UMKM menguasai pasar domestik khususnya Sumatera Utara (Sumut). Demikian disampaikan Bupati dalam agenda p

Siapkan WiFi, Kodim 0210 TU Fasilitasi Pelajar SMP dan SMA Belajar Daring

HUMBAHAS - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 di Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) membawa berkah tersendiri. Selama ini, siswa SMP

Bupati Taput Targetkan Lumban Silintong Percontohan Inseminasi Buatan Ternak Kerbau

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan bersama anggota DPRD Taput Bomper Sianturi, Kadis Pertanian Sey Pasaribu dan beberapa Pimpinan OPD meninjau pengembangan Insemi

Bupati Taput Usulkan Food Estate Seluas 50 Hektar ke Kementerian LHK

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan mengusulkan Food Estate (perkampungan industri pangan) seluas 50 hektar ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pada

Sudah Realiasasi Enam Kilometer, Komitmen Bupati Taput Bangun Jalan Hotmix Tetap Berlanjut

TAPANULI UTARA - Komitmen Pemerintahan Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat tetap membangun interkoneksi jalan antar Desa terluar dengan kualitas hotmix tetap berlanjut.

Wal

Sukseskan TMMD, 110 Personil Kodim 0210 TU Buka Jalan Interkoneksi Antar Desa Terpencil

HUMBAHAS - Untuk mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 diwilayah Kodim 0210 TU. Sebanyak 110 personil Kodim 0210 TU diterjunkan menuntaskan pembukaan jalan sepanja