Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat hingga kini sudah 73 rumah di Kampung Gunungbatu yang rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi yang diakibatkan bencana pergeseran tanah.

"Hampir setiap hari ada saja rumah yang roboh akibat tanahnya bergeser dan retak-retak dengan kedalaman satu hingga dua meter lebih di RT 01, 02 dan 03 RW 09, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman di Sukabumi, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, dari hasil pendataan total rumah yang terdampak bencana ini sebanyak 109 rumah dihuni 110 kepala keluarga yang diantaranya 73 unit rusak berat. Sementara sisanya atau 36 unit kondisinya rusak ringan, namun sudah terancam dan tidak menutup kemungkinan amblas.

Bahkan rumah yang terancam bencana pergeseran tanah ini kondisinya sudah ada yang miring dan beberapa bagiannya amblas. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada yang berada di kampung itu untuk mengosongkan rumahnya.

Sebab bencana ini semakin meluas dan tidak hanya merusak rumah, tetapi jalan raya Sukabumi-Nyalindung yang merupakan jalan milik Provinsi Jabar, jalan desa dan lahan pertanian serta fasilitas umum lainnya.

"Untuk total warga yang mengungsi sebanyak 354 jiwa yang tersebar di beberapa titik seperti di tenda pleton, hunian sementara dan ada juga yang ke rumah kerabatnya. Sehingga kampung tersebut sudah dikosongkan karena membahayakan," tambahnya.

Sementara, tokoh masyarakat Desa Kertaangsana Asep Has mengatakan setiap harinya ada saja rumah yang amblas dan ambruk, karena tidak waktu tanah di kampung itu terus bergeser. Bahkan ada beberapa rumah yang awalnya masih berdiri kokoh, hanya selang satu hari sudah amblas dan rata dengan tanah.

Maka dari itu, pemerintah, relawan, TNI dan Polri mengevakuasi seluruh warga yang menjadi korban bencana agar meninggalkan rumahnya dan jangan memilih bertahan. Untuk harta benda milik korban dipastikan aman karena dijaga petugas gabungan dan aparat keamanan serta setiap waktu dilakukan patroli keliling. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

DPRD Tagih Janji Gubernur Jabar Terkait Pembentukan DOB

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menagih janji Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil terkait usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Sudah Ingatkan Bupati Indramayu Jauhi Korupsi

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan operasi tangkap tangan KPK yang menimpa Bupati Indramayu Supendi dan saat pelantikan bupati, Gubernur sudah mengingatkan Supendi a

PDI Perjuangan Godok Delapan Bakal Calon Bupati Karawang

KARAWANG - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PDI Perjuangan masih menggodok delapan nama bakal calon bupati yang telah mendaftar untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupat

DPRD Jabar Dukung Percepatan Pembentukan DOB

BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendukung Pemprov Jabar untuk melakukan percepatan pembentukan daerah otonomi daerah (DOB) dengan maksud untuk mendekatkan pelayanan publik agar m

Ridwan Kamil Jadi Juri Perlombaan Desain Ibu Kota Baru

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil menjadi salah seorang dari sembilan orang juri perlombaan desain ibu kota baru Republik Indonesia, orang nomor satu di Provins

Lima Pimpinan DPRD Jabar Definitif Ditetapkan

BANDUNG - Lima pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 resmi ditetapkan dengan mengucapkan sumpah dan janjinya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Ban