Calon presiden petahana Joko Widodo hadir dalam acara Silaturahim Kebangsaan Calon Presiden Nomor Urut 01 di Hotel Bhumi Wiyata Jalan Margonda Raya Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019). PALAPAPOS/Robesk

DEPOK - Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak ingin muluk-muluk pasang target menang minimal 55 persen suara di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), dalam Pilpres 2019.

"Saya tidak ingin muluk-muluk tapi sekali lagi melihat semangat dan militansi siang hari ini saya yakin, Depok akan lebih banyak,” kata Jokowi dalam acara Silaturahim Kebangsaan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Hotel Bhumi Wiyata Jalan Margonda Raya Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

Menurut Jokowi, dengan semangat dan militansi yang tinggi dari semua pendukungnya maka target menang di Depok tidak akan sulit untik dicapai. "Masa sih semangatnya kayak begini enggak dapat. Dapat, dapat, dapat. Asal, kita punya waktu 6 hari, asal kita mau bekerja keras semuanya kita ajak 17 April untuk coblos nomor 01," ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, massa memenuhi kawasan hotel yang terletak di jantung kota Depok itu sejak pagi hari. Ketika Jokowi tiba di Hotel tersebut pada sekitar pukul 14.00 WIB dari sebelumnya antusiasme masyarakat yang hadir langsung menggeliat.

Mereka meneriakkan nama Jokowi berkali-kali, dan saat Jokowi memaparkan program-program dan targetnya mereka semakin riuh dalam hiruk pikuk. "Pada 2014 Jokowi-JK di Depok mendapatkan 43 persen, tapi saya yakini di Depok tahun 2019 minimal saya pastikan 55 persen," ujarnya.

Jokowi kemudian melanjutkan sampai saat ini hasil survei internal timnya masih menunjukkan angka yang sama kuat. "Tadi Ketua TKD menargetkan Depok 60 persen, saya beri target 55 persen, minimal Depok. Yang setuju angkat jari," kata Jokowi dan massa pun beramai-ramai mengangkat jarinya.

Target tersebut merupakan angka minimal, Jokowi menegaskan angka yang diharapkan jauh lebih dari itu. "Saya bilang kan minimal 55 (persen), kalau dapat 60 alhamdulillah, 66 alhamdulillah, dapat 70 persen alhamdulillah," tuturnya.

Jokowi dalam orasinya juga kembali meyakinkan massa pendukungnya bahwa kabar mengenai akan dilarangnya azan dan dihapuskannya pendidikan agama di sekolah adalah bohong.

Untuk itu, capres petahana ini mengajak para pendukungnya untuk meluruskan segala berita bohong, hoaks, yang makin marak menjelang tanggal 17 April 2019. Selain itu, di akhir orasinya, capres nomor urut 01 mengajak agar seluruh masyarakat berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan suaranya.

Pendukung Padati Lokasi Kampanye
Sementara itu, ribuan massa pendukung capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin mulai memadati tempat kampanye terbuka di Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda Kota Depok Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

Massa mulai mendatangi tempat lokasi kampanye akbar terbuka tersebut sejak pukul 08.00 WIB. Kampanye akbar dijadwalkan akan dihadiri Capres Petahana Joko Widodo dan akan memberikan orasi kebangsaan sekitar pukul 14.00 WIB.

Massa tersebut membawa atribut partai baik itu kaos, jaket yang dikenakannya ataupun bendera yang dikibar-kibarkan. Akibat membludaknya massa yang hadir dalam.kampanye tersebut jalan di Margonda Raya menjadi macet. "Saya terpaksa parkir motor saya di Mall Depok, karena tidak bisa jalan lagi," ujar Beni, salah seorang massa pendukung Jokowi-Amin.

Menurut Beni yang juga warga Depok mengatakan, mendukung Jokowi karena sudah terbukti memimpin Indonesia dengan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia. "Jokowi sudah teruji sudah seharusnya dilanjutkan dua periode," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

FPDI Perjuangan Kota Depok Usulkan Pembentukan Pansus Covid 19

DEPOK- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Depok mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Covid 19. PDI Perjuangan memandang perlu pengawasan yang lebih in

Gracia Adakan Bakti Sosial di Depok

DEPOK - Kelompok ibu-ibu berjumlah 36 orang yang tergabung dalam arisan Gracia menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada masyarakat di K

Rektor UI: Mahasiswa Agar Kedepankan Dialog

DEPOK - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Muhammad Anis mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para mahasiswanya yang berunjuk rasa di Gedung DPR RI agar berhati-hati dan w

KPU Depok Ingatkan Warga Tanggal Pencoblosan Pilkada 2020

DEPOK - KPU Kota Depok Jawa Barat mengingatkan kepada warga setempat untuk mencatat dan mengingat hari dan tanggal pencoblosan Pilkada Depok yaitu Rabu, 23 September 2020.

<

KPU Depok Siapkan Program Dan Anggaran Pilkada 2020

DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mulai mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang digelar pada 23 September tahun depan dengan melakukan perencanaan program dan

PDI Perjuangan Buka Penjaringan Cawalkot Depok

DEPOK - DPC PDIP Kota Depok Jawa Barat mulai melakukan pembukaan penjaringan calon wali kota dan calon wakil wali kota Depok untuk bertarung dalam pilkada serentak 2020.