Perwakilan masyarakat Bantargebang dan Mustikajaya yang mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi di DPC PKB Kota Bekasi. PALAPA POS/Yudha.

KOTA BEKASI - Terhitung sejak 12 Februari 2024 s.d 20 Juni 2024 Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah harus melakukan sosialisasi mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD Negeri maupun SMP Negeri dan pada 20 Mei 2024 s.d 20 Juni 2024 mulai memasuki tahap verifikasi data.

Akan tetapi, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar saat ini terkesan lebih sibuk terhadap kontestasi pemilihan kepala daerah dan berniat menjadi Wali Kota Bekasi. Pasalnya nama Uu Saeful Mikdar tengah ramai diperbincangkan dan di gadang-gadang akan maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Bekasi periode 2024-2029.

Hal itu diperkuat dengan kehadiran Endang Saefudin sebagai perwakilan masyarakat yang mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi di Kantor DPC PKB Kota Bekasi untuk Uu Saeful Mikdar.

"Kedatangan kami ke DPC PKB Kota Bekasi sebagai bentuk ikhtiar politik dari masyarakat Kota Bekasi yang menginginkan Uu Saeful Mikdar menjadi Wali Kota Bekasi periode 2024-2029 mendatang," ucapnya, Senin (13/5/2024).

Selain itu, Endang pun menilai sosok Uu Saeful Mikdar ini merupakan figur yang memiliki kredibilitas, kompetensi dan kemampuan untuk memimpin Kota Bekasi dalam lima tahun mendatang.

"Kami yang notabene nya berdomisili di Bantargebang dan Mustikajaya mendorong Bapak Uu Saeful Mikdar agar menjadi orang nomor satu di Kota Bekasi (kepala daerah-re)," ungkapnya.

Selain itu ia pun mengaku sudah berkomunikasi kepada Uu Saeful Mikdar mengenai kedatangannya untuk mengambil formulir pendaftaran Bakal Calin Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.

"Mudah-mudahan Bapak Uu Saeful Mikdar setuju dengan langkah dan dorongan yang kami lakukan saat ini. Saya berpikir, beliau sangat siap ketika masyarkat yang meminta dirinya untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya.

Lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan pihaknya pun akan melakukan langkah yang sama terhadap partai politik yang ada di Kota Bekasi.

"Dengan wacana kami melamarkan beliau ke partai politik yang lain itu akan menjadi istikharah bersama barangkali," ujarnya.

Sementara, Ketua Desk Pilkada PKB Call, Alit Jamaludin menegaskan baru satu orang Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang mendaftarkan diri melalui partainya sebagai Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.

"Sejauh ini baru satu orang ASN yakni Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi," tutupnya.

Penulis : Yudha.

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pengembalian Formulir Pendaftaran Balon Wali Kota, Uu Saeful Mikdar Utus Adik Kandung

KOTA BEKASI - Usai pengambilan formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Kota - Wakil Wali Kota Bekasi melalui DPC PKB Kota Bekasi yang dilakukan perwakilan masyarakat unt

Aliansi Pemuda Islam Sambangi Kediaman Nikson Nababan

MEDAN - Support dan dorongan semangat dari berbagai elemen mahasiswa dan aktivis terus berdatangan untuk mendukung pencalonan Dr Drs Nikson Nababan untuk maju pada Pemilihan G

Sejak Pergantian Pengurus, DPC PKB Kota Bekasi Jadi 'Primadona'

KOTA BEKASI - DPC PKB Kota Bekasi saat ini sedang menjadi 'primadona' lantaran banyak figur yang memilih partai tersebut sebagai gerbang awal menjadi kepala daerah. Te

Terkesan Ambisi, M2 Juga Lakukan Pendaftaran Wali Kota Bekasi Melalui DPC Partai Demokrat

KOTA BEKASI - Mantan Wali Kota Bekasi periode 2008-2012, Mochtar Mohamad terlihat serius untuk menjabat kembali sebagai kepala daerah pada 2024-2029 mend

Jelang Pilkada Kota Bekasi, Dua Figur Eksternal 'Kepincut' Gunakan Partai Golkar

KOTA BEKASI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi akan berlangsung pada November 2024 mendatang. Namun saat ini sudah banyak figur yang bermunculan seperti tokoh pol

Tidak Lolos DPR-RI, Nofel Saleh Hilabi Optimis Jadi Wali Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Meski tidak lolos saat Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR-RI dari Partai Golkar dan gagal menduduki kursi di Senayan, Nofel Saleh Hilabi tetap optimis bisa menjadi