Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes. Pol. John Charles Edison Nababan, S.I.K., M.H. IST/ PALAPA POS/ Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Perkembangan kasus dilaporkannya Prof. Yusuf Leonard Henuk atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial oleh Alfredo Sihombing dan Martua Situmorang menjalani babak baru. Dalam waktu dekat kasus tersebut akan dilimpahkan Penyidik Polda Sumut ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Sebelumnya Prof. Henuk merupakan Guru Besar Universitas Sumatera Utara itu ditetapkan menjadi tersangka pada bulan Juni 2021 dan kasus tersebut oleh ditarik penyidik ke Poldasu.

Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes. Pol. John Charles Edison Nababan, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi, kemarin Senin (13/9/2021) disela-sela kunjungan Kapoldasu di kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung mengatakan, pihaknya akan secepatnya memproses berkas Prof. Henuk.

"Ya, kita akan secepatnya memproses kasus tersangka Prof. Henuk,"ujar Perwira Menengah Polri tersebut.

Terpisah, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut Bambang Rubianto via aplikasi whassapp mengamini perkataan Jhon Charles.

BACA JUGA: Ditetapkan Tersangka, Petualangan Prof YLH di Dunia Maya Bakal Berakhir

BACA JUGA: Lagi, YLH Dipolisikan Terkait Dugaan Ujaran Kebencian

BACA JUGA: Ulah Medsos Prof YLH Berujung di Kepolisian

"Melengkapi berkas bang, posisi sudah tahap pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke Kejatisu,"ujar Bambang melalui chat menjawab pertanyaan media.

Pada chat selanjutnya, Bambang juga menekankan kasus Henuk yang juga Dosen di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menjadi atensi.

"Insyaallah kita atensikan ya,"jawabnya diakhir jawabanya.

Terpisah kuasa hukum Alfredo Sihombing, Sabungan Parapat mengapresiasi penyidik Polda yang akan melimpahkan berkas tersangka Henuk ke Kejatisu.

"Kita sangat apresiasi Polda dan kita ingin hukum ditegakkan, kita dari badan bantuan hukum dan advokasi PDI Perjuangan siap mengawal kasus ini hingga tuntas,"ujar Ketua BBHA tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Petualangan Prof YLH yang kerap warnai dunia maya belakangan ini berujung proses hukum setelah ditetapkam menjadi tersangka atas dua laporan terpisah warga yakni Martua Situmorang, dan juga Alfredo Sihombing dengan nomor LP/B/143/VI/2021/SPKT/Polres atas peristiwa dugaan ujaran kebencian UU ITE UU No 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 3 Jo pasal 45 ayat 3.

Aksi jari tangan di akun facebook atas nama Yusuf Leonard Henuk, Prof YLH yang kerap menyebut dirinya ' Inspektur Vijay' bakalan mendekam dibalik jeruji pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dosen IAKN tersebut dibenarkan Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu. Walpon Baringbing kepada palapapos.co.id, Selasa (29/6/2021).

Dipaparkan Baringbing, hasil penyelidikan tim penyidik, ditemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana atas laporan saudara Alfredo Sihombing dan saudara Martua Situmorang atas diri terlapor Profesor Yusuf Leonard Henuk .

Lebih jauh dia menyebutkan, bukti permulaan yang cukup di tambah dengan keterangan saksi ahli, yaitu ahli Bahasa, ahli ITE dan ahli Pidana. Berdasarkan alat bukti tersebut penyidik melakukan gelar perkara.

"Dari hasil gelar perkara penyidik dan peserta gelar berkesimpulan untuk meningkatkan penyelidikan tersebut menjadi penyidikan, dan menetapkan saudara Profesor Yusuf Leonard Henuk sebagai tersangka,"ungkapnya.

Gelar perkara yang dilakukan dipimpin KBO Reskrim Iptu.D Simarmata kemarin sebut Baringbing, tersangka diancam pidana  pasal 27 ayat (3) Jo 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE 2016).

"Ancamannya dibawah empat tahun, dan Polres akan mengeluarkan SP2HP kepada Prof YLH. dan akan memanggil serta memintai keterangan sebagai tersangka,"ungkapnya.

Penulis : Alponso

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Polres Taput Ungkap Kasus Curanmor, Narkoba dan Kekerasan

TAPANULI UTARA - Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Ronald FC Sipayung SH. SIK. MH di dampangi Kabag Ops Kompol H. Sihombing, Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor dan Kasat N

Polisi Grebek Warga Tarutung Pemilik 20 Paket Sabu Siap Edar

TAPANULI UTARA - Tersangka terduga pengedar sabu Tulus Felix Bona Risky Alias Tulus (19) dibekuk saat bersembunyi dikediamannya Selasa (21/9/2021) di Jalan S.Dis. Sitompul

Polsek Pondok Gede Tangkap Tiga Orang Pelaku Geng Motor

BEKASI - Polsek Pondok Gede Kota Bekasi tangkap sejumlah pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Arteri Jakarta Outer Ring Road (JORR).Hal itu disampaikan Kapolsek Pondok Gede, Kompol Puj

Ketua BBHAR Sabungan Parapat Apresiasi Kinerja Polri Tangani Aduan Kliennya Alfredo Sihombing

TAPANULI UTARA- Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) Sabungan Parapat mengapresiasi kinerja Polri dalam penanganan laporan kliennya Alfredo Sihombing.

Subdit Cyber Dirkrimsus Poldasu Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Prof Henuk ke Kejatisu

TAPANULI UTARA- Berdasarkan informasi terkini yang berhasil dihimpun palapapos.co.id, berkas perkara tersangka Prof. Yusuf

Ayah Bejat Cabuli Putrinya Terancam 20 Tahun Penjara

TOBA - Seorang ayah kandung bejat berinisial HM (49) tega mencabuli putrinya yang inisial YEM berusia 17 tahun di Toba. Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, pelaku telah me