' /> PALAPAPOS | Menumbuhkan Harapan

Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Henriko Siagian (kiri), dengan Pengawas Koperasi Pemuda Batak Bersatu Holmes Hutagalung (kanan) saat konferensi pers, Rabu (8/5/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI-DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Bekasi membantah pihak nya membawa senjata tajam (sajam) saat bentrokan dengan Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) yang terjadi Rabu dini hari.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Kota Bekasi, Henriko Siagian kepada awak media saat konferensi pers, Rabu (9/6/2021). Menurutnya, provokasi datang dari pihak ormas Gempa, namum PBB tidak menggubris.

"Walaupun ada provakator dari belakang yang selalu mengatakan hajar dan perang kami tidak gubris dan tidak terpancing, dan kami tidak ada membawa senjata tajam saat kejadian. Dalam kejadian tersebut, dua orang anggota kami menalami luka-luka,”kata Henriko.

Menurut dia, kalau pemilik hutang punya niat baik melunasi hutangnya dan tidak melibatkan ormas bentrokan antar ormas tidak terjadi. “Saya hanya meminta pihak hutang piutang ini segera diselesaikan, dan yang memiliki hutang bertanggung jawab adanya kejadian ini,"ungkap  Henriko.

Pengawas Koperasi Pemuda Batak Bersatu, Holmes Hutagalung menyampaikan, bentrokan terjadi karena hutang piutang seorang warga Narogong Kota Bekasi.

BACA JUGA: Polres Metro Bekasi Kota Amankan Puluhan Dua Anggota Ormas Bertikai

“Saya datang kerumah yang memiliki hutang yaitu Yuliana. Ketika saya datang ke rumah yang punya hutang tidak ada dilokasi, dan di depan pintu ada tulisan, mengenai hutang sudah memberikan kuasa kepada ormas gempa,"ungkap Holmes.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahawa Yuliana awalnya punya hutang Rp 3.000.000.00, dan di bayar Rp 2.500.000.00. Selama tiga bulan hutang tersebut tidak dilunasi yang bersangkutan.

Dengan kejadian tersebut, dia menegaskan akan tetap menempuh jalur hukum, dan diakuinya, sampai saat ini belum ada upaya mediasi dari pihak kepolisian.

Penulis: Yudha

Editor: BeniS

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Akhirnya, Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Sekda Kabupaten Bekasi

BEKASI – Panitia seleksi (Pansel) aakhirnya umumkan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) setelah sebelumnya sempat tertunda.

Yerry Yanuar panitia seleksi mengata

Pemkab Bekasi Kembali Refocusing Anggaran 158 Milyar

BEKASI - Refocusing anggaran kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 158 miliar. Jumat, (25/6/2021).

Menurut Kepala Bida

Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Bekasi Ditunda

BEKASI – Wabah Covid-19 yang belum mereda membuat Pemkab Bekasi memutuskan program Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tertunda yang sebelumnya direncanakan Juli 2021, dengan alas

Kadisdukcapil: Soal Apartemen, Kita Hanya Supporting

BEKASI- Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Taufiq Hidayat mengakui, pihaknya hanya sebagai supporting System perapihan data kependudukan.

Hal itu disampaikan menggapi adanya d

BP Jamsostek Bersama Pemkab Bekasi Optimalkan Inpres No 2 Tahun 2021

BEKASI – Badan Penyelenggara (BP) Jamsostek Cabang Bekasi-Cikarang lakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Bekasi,  agenda membahas realisasi dan percepatan implementasi Inst

Disperkimtan: Revitalisasi Alun-alun Kota Bekasi Tahap Pelaksanaan

BEKASI-Alun-alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi  direvitalisasi. Ssat ini masuk tahap pelaksanaan, dan Proyek revitalisasi dit