' /> PALAPAPOS | Menumbuhkan Harapan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau warganya untuk waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya tiga warga yang telah meninggal dunia akibat DBD baru-baru ini.

“Dua pasien DBD meninggal dunia di Kecamatan Kedungwaringin. Dan satu lagi di
Kecamatan Tambun Selatan,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti Rabu, (9/6/2021).

Menurutnya, hingga kuartal pertama tahun ini angka kasus DBD di wilayahnya berjumlah 98 kasus yang terdiri atas lima kasus di Bulan Januari, lima kasus lagi di Februari, 19 kasus pada Maret, serta 69 kasus pada April. Sedangkan tahun lalu, mencapai 176 kasus dengan rincian 30 kasus di Januari. Kemudian 21 kasus di Februari, 69 kasus untuk Maret, dan 56 kasus pada bulan April.

“Total ada 98 kasus tahun in, atau 78 kasus lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 176 kasus. Namun, masyarakat harus tetap waspada dan membersihkan lingkungan agar terhindar dari DBD,”ungkap Sri.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan, Kecamatan Tambun Selatan menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi tahun ini. 44 kasus dari total 98 kasus DBD terjadi di kecamatan tersebut.

“Tambun Selatan sudah menyentuh angka 44 kasus. Oleh karenanya, kami mengimbau agar satu rumah, satu jumantik (juru pemantau jentik). Setiap keluarga bertanggung jawab dengan rumahnya sendiri terhadap kebersihan dan pemantauan jentik,”jelas Masrikoh.

Masrikoh pun mengimbau agar masyarakat melakukan 3M untuk mencegah DBD yakni, menguras kamar mandi, menutup tempat penampungan air, serta mengubur barang bekas.

Penulis : Hafiz

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Akhirnya, Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Sekda Kabupaten Bekasi

BEKASI – Panitia seleksi (Pansel) aakhirnya umumkan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) setelah sebelumnya sempat tertunda.

Yerry Yanuar panitia seleksi mengata

Pemkab Bekasi Kembali Refocusing Anggaran 158 Milyar

BEKASI - Refocusing anggaran kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 158 miliar. Jumat, (25/6/2021).

Menurut Kepala Bida

Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Bekasi Ditunda

BEKASI – Wabah Covid-19 yang belum mereda membuat Pemkab Bekasi memutuskan program Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tertunda yang sebelumnya direncanakan Juli 2021, dengan alas

Kadisdukcapil: Soal Apartemen, Kita Hanya Supporting

BEKASI- Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Taufiq Hidayat mengakui, pihaknya hanya sebagai supporting System perapihan data kependudukan.

Hal itu disampaikan menggapi adanya d

BP Jamsostek Bersama Pemkab Bekasi Optimalkan Inpres No 2 Tahun 2021

BEKASI – Badan Penyelenggara (BP) Jamsostek Cabang Bekasi-Cikarang lakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Bekasi,  agenda membahas realisasi dan percepatan implementasi Inst

Disperkimtan: Revitalisasi Alun-alun Kota Bekasi Tahap Pelaksanaan

BEKASI-Alun-alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi  direvitalisasi. Ssat ini masuk tahap pelaksanaan, dan Proyek revitalisasi dit