' /> PALAPAPOS | Menumbuhkan Harapan

Praktisi hukum, Agustina Magdalena.(PALAPAPOS/ Yudha)

BEKASI - Pelecehan disertai kekerasan kepada perempuan dapat terjadi dengan siapa saja dan dimana saja. Tentu saja hal tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.

Praktisi hukum Kota Bekasi, Agustina Magdalena mengatakan, tidak perlu takut dan malu bagi siapapun korban pelecehan dan kekerasan. Hal ini, agar dapat menjadi perhatian bagi para penegak hukum.

“Bagi korban yang mengalami kekerasan seksual jangan malu dan takut. Jika membutuhkan pendampingan hukum, saya sangat siap membantu dan bisa langsung lapor ke Komnas Perempuan. Jangan pernah takut untuk melawan supaya para pelaku jera. Dan ingat kalian tidak sendiri,”tegas dia.

Menurut dia, payung hukum sebenarnya sudah ada, yakni Undang-Undang Tentang Perlindungan Anak dan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Kemudian, ada juga UU tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Istilah kekerasan seksual tidak dikenal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Meskipun demikian, beberapa pasal dalam KUHP ada yang mengatur mengenai kejahatan seksual yang didefinisikan sebagai setiap aktivitas seksual yang dilakukan orang lain terhadap perempuan.

"Belum ada undang-undang yang mengatur secara khusus, lengkap dan menyeluruh tentang Penghapusan Kekerasan Seksual. Pada tanggal 9 Maret 2021 sudah ada kesepakatan dengan Badan Legeslatif DPR RI, ada daftar Beberapa Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas tahun 2021. RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) ada di No. 16, yang mana pasti akan dibahas,"katanya.

Penulis : Yudha

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rizieq Shihab Ditetapkan Tersangka Kasus RS UMMI Bogor

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Rizieq Shihab tersangka dugaan menghalangi kerja Satuan Tugas Penanganan COVID-19 oleh RS Ummi, Bogor, Jawa

Polisi Rekonstruksi Penembakan 6 Laskar FPI di Karawang

KARAWANG - Dua dari empat anggota FPI yang berada dalam satu mobil ternyata sudah meninggal dunia saat baku tembak di jalan Interchange Karawang Barat, sebelum memasuki jalan Tol Jakarta-Ci

Tidak Menyerahkan Diri, Polisi: Ketum FPI dan Panglima Laskar Akan Ditangkap

JAKARTA – Polisi minta dua tersangka kerumunan di Petamburan yang belum menyerahkan diri yakni

Minggu Dini Hari, Tiga Tersangka Anggota FPI Menyerahkan Diri

JAKARTA – Setelah Rizieq Shihab ditahan,  tiga dari lima tersangka kerumunan di Petamburan sekitar pukul 01:00  WIB, Minggu (13/12/2020) menyerahkan diri ke Polda Mero Jaya.

Polisi: Tersangka Rizieq Menyerah dan Datang ke Polda Metro

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, Rizieq Shihab takut  ditangkap dan menyerah datang ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020).<

Polda Metro Jaya Periksa Rizieq Shihab Sebagai Tersangka

JAKARTA – Habib Rizieq Shihab menjalani pemeriksaan di Polda Metro